Kamis, 30 Desember 2010

Sorry, i'm lazy

Sebenarnya aku pengen nulis banyak banget review movie dan serial drama yang baru-baru ini aku liat, tapi ternyata nulis itu gak gampang. Keseringan aku bingung sendiri mau nulisnya gimana dan radak frustasi kalau tulisanku jelek. jadi kalau mau nulis satu review aja itu butuh waktu lama. Nah, jadinya sekarang aku sedikit males nge-review, ditambah lagi, film yang tak lihat lumayan banyak, aku bingung mau nulis yang mana dulu. Tapi aku pengen banget orang-orang tahu film-film yang aku anggap must be watched. well, aku mencoba untuk melawan males itu.

Nah, di liburan ini aku bingung mau nulis film mana dulu, plus, aku ngerasa ternyata banyak film yang belum sempet aku lihat. dan sekarang aku lagi suntuk dan bingung mau nulis apa dan waktuku juga mau aku pake buat liat film yang belum aku lihat. Jadi, saat ini aku mau nonton dulu, daripada ntar aku nulis reviewnya pikiranku gak bebas. Tapi, aku pengen ngasih info, ini beberapa film yang aku lihat liburan ini dan belum sempet nge-reviewnya.

Selasa, 28 Desember 2010

theirs vs mine

they said,
neighbor grass is always greener
don't grow it up in my head

Charlie Bartlett


"Well duh dude, this place sucks. But I just worry that one day we're gonna look back at high school and wish we'd done something different." - Charlie Bartlett

Sudah lama aku nyari film ini semenjak pertama kali aku lihat di tv, tapi tak kunjung ketemu, dan tiba-tiba film ini ditayangkan lagi, dan untuk kedua kaliya, my tears came out.


Charlie Bartlett (Anton Yelchyn), seorang anak kaya raya  pindah ke sekolah menengah umum setelah dikeluarkan dari beberapa akademi swasta karena berbagai pelanggaran


Di sekolah barunya, ia hanya anak aneh yang selalu dikerjai teman-temannya. Demi mewujudkan misinya untuk menjadi populer, dia bekerja sama dengan salah satu preman sekolah untuk menjual “Ritalin, obat yang diberikan psikiater pribadi keluarganya untuk kesehatannya, yang dapat memberikan efek teler


Lambat laun permintaan semakin tinggi dan misinya untuk menjadi populer berhasil. Tidak hanya itu, ia semakin terkenal di kalangan teman-temannya sebagai psikiater karena ia tidak lagi sekedar menjual Ritalin, dia membuka konsultasi dan memberikan obat sesuai kondisi teman-temannya. Hingga pada akhirnya dia memutuskan berhenti menjual obat-obatan karena salah satu dari temannya, yang menderita “panic attact”, overdosis “Xanax”, obat penenang yang ia berikan. Tetapi ia tetap membuka konsultasi gratis untuk teman-temannya.



Charlie holds regular counseling sessions in the boys bathroom


Awalnya ia mengira tak ada satupun yang akan berbicara dengannya lagi, tapi ternyata “pasien-pasiennya” tetap setia mendengarkan nasehatnya. Namun tidak hanya mereka yang memiliki masalah pribadi, begitupun Charlie.



"Charlie, there are more important things than popularity! "
"Like what? Cause I'm seventeen. And right now, popularity's pretty damn important! " 

"Like what you do with that popularity"
 
Suatu hari, salah satu temannya berkonsultasi kepadanya, berencana untuk melakukan aksi demo untuk kebijakan sekolah yang memasang kamera cctv di setiap ruangan siswa. Charlie tidak setuju dengan peraturan sekolah tersebut, namun uga tidak membenarkan rencana demo tersebut. Tapi oleh kepala sekolah, ia dicurigai sebagai otak dibaliknya. Hingga akhirnya pembekrontakkan menjadi semaki tak terkendali karena charlie ditangkap pihak berwajib.


Film ini adalah perjalanan seorang remaja yang penuh inspirasi. Mungkin terdengar klasik, karena inti dari cerita ini adalah popularitas remaja, tetapi dengan cara yang sangat berbeda, menjadi psikiater teman-temannya. Disini Charlie digambarkan sebagai seorang remaja yang, memiliki pandangan yang luar biasa, nasihatnya-nasihat yang ia berikan sangat membangun dan BRILIANT. Walaupun pada akhirnya dia memutuskan untuk menghentikan praktek konsultasinya karena merasa teman-temannya terlalu bergantung dengannya.

Film ini mengajarkan kita untuk berpandangan lebih bijaksana. Dikemas dengan ringan dan realistis  sehingga membuat film ini dapat dierima khususnya di kalangan remaja.

"My name is Charlie Bartlett. If there's one thing I want you guys to walk away with tonight... it's that you guys don't need me. I really mean it. You think I'm any less screwed up than you are? I get up every morning, and I look in the mirror, and I try and figure out just where I fit in. And I draw a complete blank. You guys are looking to me to tell you what to do? You need to stop listening to me. Stop listening to people telling you who you should be! And stop listening to the people who are telling you you're not good enough to do the things that you want to do. You guys have all the answers."

My favorite scene:


Suatu hari setelah ia berhenti menjual obat-obatan dan di cap sebagai pembawa bencana oleh para guru, Charlie pergi menjemput pacarnya yang juga  putri dari kepala sekolahnya. Ia memberikan kantong bungkusan obat untuk pacarnya itu. Karena emosi, ayahnya keluar dan marah tak terkendali, Charlie berusaha untuk menjelaskan tetapi tidak diberi kesempatan. Si cewek sangat kecewa terhadap sikap ayahnya, dan akhirnya melemparkan bungkusan itu. Dan setelah dibuka, isinya adalah permen nikotin untuk pecandu alkohol. Yap, ini salah satu bagian dari film ini yang berisi  pelajaran penting untuk orang tua, control your emotion! Trust your children!

 And if you want to live high, live high
And if you want to live low, live low
'Cause there's a million ways to go
You know that there are

You can do what you want

The opportunity's on
And if you find a new way
You can do it today
You can make it all true
And you can make it undo
you see ah ah ah
its easy ah ah ah
You only need to know 

Cat Stevens, If You Want to Sing Out, Sing Out


Kamis, 23 Desember 2010

Confessions of A Shopaholic


"When I shop, the world gets better, and the world is better, but then it's not, and I need to do it again." - Rebbecca Bloomwood


Rebecca Bloomwood (Isla Fisher) terbelit hutang karena “penyakit” belanjanya yang sangat parah. Untuk melunasi hutangnya yang sangat besar, ia berniat  melamar pekerjaan di sebuah majalah fashion terkenal, “Allete”. Tetapi tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan disana, dia harus bekerja sebagai penulis di sebuah majalah financial, Successful Savings, sebagai batu loncatan menuju impiannya.



"You know that thing when you see someone cute and he smiles and your heart kind of goes like warm butter sliding down hot toast? Well that's what it's like when I see a store. Only it's better."- Rebbecca Bloomwood

Tugas pertamanya tidak memuaskan, mengingat dia tidak memiliki pengetahuan cukup di bidang perekonomian. Hingga suatu hari Rebecca  tergiur untuk mengikuti nafsu belanjanya di sebuah obral besar yang diadakan dan mengetahui bahwa barang yang telah dibelinya adalah palsu. Kemudian dituangkanlah penyeselannya itu menjadi sebuah artikel. Dari artikel inilah dia terkenal sebagai penulis dengan nama pena The Girl in the Green Scarf.


Diluar dari kesuksesannya, dia masih belum mampu untuk membayar hutangnya yang sangat besar. Segala upaya dilakukannya untuk menghindari sang dept collector. Hingga pada suatu talk show yang dihadirinya, terbongkarlah semua aibnya di depan publik. Kegilaannya terhadap belanja membawanya kedalam kesuksesan sekaligus  kegagalanya. Akibat penyakitnya itu ia kehilangan sahabat dan cintanya.
"They said I was a valued customer. Now they send me hate mail." - Rebbecca Bloomwood

My favorite scene, sooo funny!

Walaupun jalan ceritanya bisa dikatakan klasik, film ini sangat menghibur, lucu, menarik, dan juga cukup memberikan pelajaran khususnya untuk kaum wanita, sehingga tidak bosan untuk melihatnya beberapa kali. Komedi, kisah cinta, dan perjalanan hidup Rebecca dikemas dengan sangat baik. Enjoy the movie!

Selasa, 21 Desember 2010

Taken






“You don't remember me? We spoke on the phone two days ago. I told you I would find you.” - Bryan Mills 

Untuk memperbaiki hubungannnya dengan Kim (Maggie Grace), putri semata wayangnya,agen CIA Bryan Mills (Liam Neeson) memutuskan pensiun dari kesibukannya yang telah mengandaskan rumah tangganya dengan mantan istrinya Lenore (Famke Janssen).

 Saat ulangtahunnya yang ke-17, Kim berencana untuk berlibur dengan temannya, Amanda (Katie Cassidy), ke Paris. Mills sangat menentang rencananya tersebut. Tetapi karena perubahan sikap Kim dan desakan mantan istrinya, yang merasa Mills terlalu overprotective karena selalu berhadapan dengan kejahatan selama hidupnya, akhirnya sang ayahpun memberikan license untuk kepergian putrinya.


Sesampainya di Paris, kedua remaja tersebut berkenalan dengan seorang pemuda bernama Peter (Nicolas Giraud), yang ternyata merupakan salah satu sindikat penculik turis Perancis. Dengan modus berbagi taksi untuk menghindari ongkos yang mahal, selama perjalanan, Peter mendapati bahwa mereka menginap di sebuah apartemen sendirian, tanpa perlindungan orang dewasa.

Saat di dalam apartemen, ponsel Kim bordering. Kemudian ia mencari ruangan yang hening untuk menerima telepon dari ayahnya  karena Amanda menyetel musik dengan sangat keras. Saat ditelepon, Kim melihat beberapa orang asing masuk dan menyergap Amanda dari ruangan seberang.  Tak lama kemudian Kim juga tertangkap hingga mereka terseret dalam sindikat perdagangan wanita. Dari sinilah perjalanan Mills menyelamatkan putrinya dimulai.




Anak : (sambil kaget sekaligus panik) Ada seseorang di sini!
Ayah : Sepupu Amanda kembali?
Anak : Bukan. Oh Tuhan, mereka menculik Amanda.
Ayah : Apa? Apa yang kau bicarakan? Kimmy?
Anak : Ayah.
Ayah : Kim? Kim?
Anak : (sambil menangis) Ayah, mereka menculik Amanda. Mereka menangkapnya.
Ayah : (sambil berlari mengambil alat perekam dan berusaha mengulur waktu) Oke, dengarkan ayah.
Anak : Oh Tuhan.
Ayah : Apa kau bertemu seseorang di pesawat?
Anak : Tidak.
Ayah : Di bandara?
Anak : Tidak. Ya, Peter.
Ayah : Peter? Siapa Peter?
Anak : Aku tidak kenal.
Ayah : Orang Amerika?
Anak : Bukan.
Ayah : Apa ia tahu di mana ia tinggal?
Anak : Dia naik taksi bersama kami. Ayah, mereka datang. Kumohon, aku takut.
Ayah : Ayah tahu. Tetap fokus, Kimmy. Kau harus bertahan. Berapa banyak mereka?
Anak : Tiga. Empat. Entahlah.
Ayah : Kau di mana?
Anak : Di kamar mandi?
Ayah : Masuk ke kamar. Masuk ke bawah ranjang. Bilang kalau kau sudah di sana.
Anak : (setelah berlari ke kamar dan masuk ke bawah ranjang) Aku di sini.
Ayah : (masih tetap fokus) Hal selanjutnya sangat penting. Mereka akan menemukanmu. Kim, fokus, ini intinya. Mungkin kau punya 5 atau 10 detik. Detik-detik yang sangat penting. Tinggalkan telepon di lantai. Konsentrasi. Tangkap apa saja yang kau lihat dari mereka. Warna rambut, warna mata, tinggi, pendek, bekas luka. Apapun yang kau lihat. Mengerti?
Anak : (masih tetap menangis) Iya.
Ayah : Mereka di sana. Aku bisa mendengarnya. Ingatlah, konsentrasi. Dekatkan teleponnya, jadi ayah bisa dengar. (sang penculik berbicara memakai bahasa Albania)
Anak : Mereka pergi. Kupikir mereka? Tidaak! Brewokan. Enam kaki. Tato di tangan kanan, bulan dan bintang.


Setelah dialog diatas, aku mulai semangat lihat film ini. Kelihaian Mills sebagai pensiunan CIA dalam menyelamatkan putrinya (dari teknik-teknik dalam menyelidiki, melacak, hingga menemukan putrinya yang hanya berawal dari telepon genggam) bener-bener bikin terpesona. Rangkaian perjalanan yang menegangkan penuh action bikin  tambah penasaran lihat film ini sampai detik terakhir. 


Niatnya mau liburan, tapi malah? Bayangin aja kalau kita liburan atau sekolah ke LN tapi karena gak waspada malah jadi tambah runyam, Naudzubillah. Film ini lumayan menguras emosi, gak habis pikir ada orang-orang yang bener-bener kurang ajar jahatnya dan mereka terorganisir dengan rapi. Astaghfirullah. Sampe temennya Mills sendiri ternyata juga terlibat. Betapa serakahnya manusia! Film action ini bener-bener menggambarkan kasih sayang seorang ayah yang berusaha mati-matian untuk menyelamatkan putrinya. Dan dari sini kita bisa belajar, bahwa kekhawatiran orang tua itu beralasan dan patut diperhiutngkan.

Say Hello!

wiiii,
sudah lama banget gak nge-post, maaf-maaf. lagi sibuk dan gak ada inspirasi.
tapi karena sekarang musim liburan, jadi lumayan bisa nge-post dikit-dikitlah.
tapi mungkin nanti aku lebih banyak nge-review film-film walaupun kebanyakan yang sudah lama se.
 ya,  cuma mau bagi-bagi info film, tapi, karena saya bukan penukis yang baik, jadi disarankan lihat trailernya setelah baca reviewnya, harap maklum.

terima kasih.

Selasa, 14 September 2010

Secret (The Secret That Cannot Be Told)

the love story is simple but so sweet, funny,
Wonderful!


The Trailer isn't really good,
but trust me, the movie is.


The Piano Battle


Piano Duet

I love saw them played the piano
(5 stars from me)

 the stories, the musics, perfecto!


P.S
actually i don't like Taiwanese movie before
but this movie is really good.
two Taiwanese Amazing Movies i've ever seen are
Silk and Secret

Senin, 13 September 2010

Award from Nindy

I've got an award from Nindy Adhilah. Thank you, sugar :)


and the rules are, i have to give this award to 7 people:
1. Galuh Anis Tasya
2. Nindy Adhilah
3. Rahmadita Filaili
4. Gita Nirmala
5. Atina Ilma
6. Paula Margaretha Samosir
7. Afrizal Ma'arif

and i have to answer:

what is best friend you think?
apa arti sahabat menurutmu?

Best friend is the one who always keep trying to make each other in a right way as well as he can with a lot of love and pray

Sahabat adalah seseorang yang selalu berusaha menjaga satu sama lain untuk berada pada tempat yang benar dengan cara yang terbaik yang bisa ia berikan dengan penuh cinta dan doa

Senin, 23 Agustus 2010

my own poem

Tak bisa bersajak seperti mereka
tak bisa bernyanyi seperti dia
hanya mengerti
sebatas simpati
tak pandai memberi

made dyah ayu safitri

Selasa, 17 Agustus 2010

Ilma Dina Apriliani's Poem

curhat malam #3
by Ilma Dina Apriliany on Tuesday, August 17, 2010 at 11:56pm

ketika dedaunan tak lagi basah karna embun
dan kumpulan awan menutup sempurna matahari
hingga kicau burung menjelma menjadi lolongan serigala
sebuah kesabaran yang luar biasa akan penantian yang melelahkan

SABAR = CAPEK !

ilmadina
00:00
****

 
egois
by Ilma Dina Apriliany on Wednesday, June 2, 2010 at 7:16am

saat keegoisan bertahta di kasta tertinggi
rasa peduli seakan lenyap dan hilang
hanya AKU! cuma AKU! seakan kalimat itu terus menggema

tidakkah nuranimu mengiba?
apa yang terjadi kurang tragis?
sampai kau bersikap acuh
menutup mata dan telinga

posted by m a d i n
100602
07:23
 *****

belajar nulis apik :)

by Ilma Dina Apriliany on Thursday, November 5, 2009 at 7:42pm

teruntai beribu huruf.
berwujud tulisan apik.
bermajas dan berima.
tak hanya pujian.
juga caci maki.
samar menusuk.

gores jemari lukis indahnya.
bercabang makna.
berikrar sesaat.
hilang di esok.

pesona cantik si mawar merah.
tak hirau setiap duri di tangkainya.

bingkis LENGKUNG SENYUMANMU.
rapat bibir telan KATA MANISMU.

gerimis tak reda.
memang hanya rintik.
tapi coba hitung.
tak terhingga.
cinta ini juga.

agung khayalku.
hebat imajinasiku.
elok mimpiku.
manis harapku.

hempas dalam damai jiwa.
lepas bersama luka hati.
*****

she has a potential, my little friend-- nice poems!

Sabtu, 07 Agustus 2010

Stay-The Most Confusing Movie I've Ever Seen


Di opening film ini, diperlihatkan Henry sedang duduk sendiri di dekat mobil yang terbakar di Brooklyn Bridge. Kemudian masuklah ke dalam scene berbeda.

Dr. Sam Foster--seorang psikiater--memiliki pasien bernama Henry Letham. Seorang lelaki yang sangat misterius dan tertutup. Disini dia diceritakan menderita depresi berat, dapat mendengar suara-suara, menyembuhkan orang buta, dan sepertinya dapat meramalkan masa depan. Dia juga menyebutkan orang lain adalah ayahnya, yang menurut berkas, telah meninggal dunia.

 

Dia secara terang-terangan mengatakan kepada Dr. Sam bahwa dia akan melakukan bunuh diri pada hari Sabtu tengah malam. Setelah diselidiki, dia terinspirasi dari seniman idolanya yang bunuh diri pada hari ulangtahunnya ke-21 di Brooklyn Bridge. Sejak saat itu, kejadian-kejadian aneh dialami Dr. Sam.

Keadaan mulai berbalik, Dr. Sam mulai tidak dapat membedakan antara yang nyata dengan tidak nyata. Dia mengalami kejadian yang sama berulang kali, mendengar suara-suara, melihat secara nyata orang yang seharusnya telah meninggal, dan lain-lain.

Di akhir cerita, Henry menekan pelatuk pistol ke arah mulutnya, kemudian tiba-tiba scene-nya berubah lagi.

Henry dan keluarganya diceritakan mengalami kecelakaan mobil di Brooklyn Bridge. Dan hanya Henry sendiri yang masih hidup--sekarat. Tokoh-tokoh yang berada di cerita utama--di sepanjang film-- adalah orang-orang yang mengerumuni dia saat dia hampir mati. Mereka tidak memiliki hubungan antara satu dengan yang lain. Dan beberapa kalimat yang mereka ucapkan, terdapat pada cerita utama sebagai suara-suara misterius yang terdengar. Tetapi kemudian, Dr. Sam dan Lyla mendapatkan penglihatan singkat--seperti potongan-potongan kecil kejadian pada cerita utama, seperti De Ja Vu.

********

Ryan Gosling: love him, he's really good, successfully makes me frustrated.

Setelah menonton yang ketiga kalinya, baru saya dapat menyimpulkan sesuatu. Ini yang aku dapat aku dapatkan:

Cerita utama dalam film ini adalah sebatas imaginasi Henry ketika dia sekarat. Bisa dibilang semacam cerita pendek dalam otaknya sebelum dia meninggal. Tokoh-tokoh dalam cerita utama, sebenarnya tidak berhubungan sama sekali. Suara-suara yang terdengar dalam dunia imaginasi Henry adalah kalimat yang diucapkan oleh orang-orang yang mengrumuninya dalam kehidupan nyata.

Tapi bagaimana dengan flash yang didapat Dr. Sam dan Lyla? Karena penasaran dengan maksud asli ceritanya, alhasil aku menyerah dan… Googling.

Di Wikipedia dijelaskan hal yang sama dengan teoriku. Tetapi Dr. Sam dan Lyla ikut tertarik ke dalam dunia imaginasi Henry. Hanya saja dalam potongan-potongan kecil.

********

Sepanjang film, kita dibuat untuk memeras otak dan konsentrasi. Kejadian-kejadian mengejutkan--non sense--terjadi di sepanjang film ini. Yang benar-benar dapat membutakanku untuk menyadari antara yang nyata dengan yang tidak, yang benar dengan yang salah, yang “sakit” dengan yang “sehat”.

Sudah lama aku gak liat film yang memeras otak dan bikin penasaran dunia akhirat. Film ini kembali mengingatkanku kepada jenis film yang aku sukai. Yang membuat berbeda film ini dari film lain adalah hingga akhir filmpun tidak diceritakan secara jelas maksud dari ceritanya. Sehinga, kita harus menganalisis sendiri. Benar-benar membuat stress, geregetan, dan penasaran.

Dua kali aku menonton film ini dan tidak menghasilkan apapun. Sama sekali tidak mengerti maksud film ini. Dan baru setelah aku mengulang ketiga kalinya, aku mendapatkan pencerahan—sebuah teori yang telah aku sampaikan tadi.

Kamis, 24 Juni 2010

The RT 50 Dance Company


This afternoon, Dita, went to my house and showed me all these, "Remember this, Dyah?". And we laughed together. Unfortunately, Lala, didn't join us.


These are our photos when we were child. We would perform some dances to celebrate Indonesian Independence day at the night of 16th August. But i forgot the year. These photos had been taken before we performed our dances, in front of our coreographer's house, Mbak Leni, where we used to practice dancing. Well, In my neighborhood, we used to organize an event, Art Staging, at the night of Independence day. but now, not anymore. I don't know why. I am so sad because nobody won't continue our tradition.



Persons in this photo from left to right :
Mbak Puspa, Mbak Wiwid (My Sister), Santi (Top Line)
Mita, Rere, Nia, Ruri, Tika, Dewi (Middle Line)
Me, Dita, Ayu, Rizky, Mbak Anik, Lala, a Girl
(we forgot who she is, i'm so sorry. We tried to remember who you are, but we didn't get it)

Because Dita's scanner was on trouble and i don't have any scanner, to upload the photos, we took a primitive way : took the photos's pictures with my Digital Camera. You can see my shadow, can't you? My Sister was angry because we uploaded this pictures. She was too shy to look her face. "Your face is your Afliction" (Muke loe derita loe). But we weren't, we enjoyed it.

Tek-koTek-Kotek Dance

Tek-koTek-Kotek is a Chicks Dance. "Tek-kotek kotek anak ayam kotek-kotek..." i couldn't remember the lyrics well and the baby is. Mbak Leni, Why did you hide behind Mita?
Bubuy Bulan Dance (Sunda, Jawa Barat)

Here she is, You can look our coreographer's face well. She used to be slim. So did i. Look at my face. What a shame!


*click the image to see a bigger image

Rabu, 23 Juni 2010

Me and World Cup

ok ok,
because now most people are crazy about soccer, specially World Cup,
i wanna post something about it.
But i don't know much about soccer.

Well, actually, i don't like soccer.
i think it's boring (i'm so sorry soccer fans, i don't mean to hurt you guys. please don't attack me!*criuuuk-criiuukk..-It's not funny, i know*my bad habbit)
heheh, maybe because i'm not a patient person, so i always can't stand to watch it.
it's too long to make a goal. besides that, the players become like ants over the square. Arghhh!!
i prefer BADMINTON than soccer. Yeah I LOVE BADMINTON!
i also like volleyball and basketball ..

and what do i like about World Cup?
The Songs !! i think World Cup songs are always awesome!!
WAKA-WAKA!

And now,  i can't avoid "BAL-BALAN".
because of some reasons:
  • a lot of my classmates are BONEK
  • my mother and my sister make noise every night because of World Cup
  • and every i open Yahoo! News, it's always full of World Cup news or if it's not about it, It talks about Love Triangle between Luna-Ariel-Tari, Oh My Allah! (Ok,  it's not Love Triangle actually. but twentythreeangel, hahahah!)
Yeah, so, i eventually decided to join them.

even though i never watch the match (just glance at), i've started following the news (just a little).
and now, i wanna try to watch the match, so i need to look for something refresh my eyes besides the green grass.
and i started searching the soccer players pictures. Almost people say they are cute.

well, you can evaluate it by yourself..

Ricardo Izecson dos Santos Leite (Brazil)
ajigile, it's a unique long name!
Yup, who didn't know Kaká?

Fernando Torres (Spain)

Michael Ballack (Germany)

Steven Gerrard (England)

Lionel Andrés Messi (Argentina)

Francesc "Cesc" Fàbregas Soler (Spain)


 I like him. a cute one with "Behel" !! Woowhoo!
Alexandre Pato (Brazil)

Senin, 21 Juni 2010

My Sister's Keeper

Directed by Nick Cassavetes 
Genre:Drama
Starring Cameron Diaz
Abigail Breslin
Sofia Vassilieva
Alec Baldwin
Jason Patric
Thomas Dekker
Emily Deschanel
Joan Cusack 
Distributed by New Line Cinema 
Release date(s) June 26, 2009
Running time 109 min
film ini diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Jodi Picoult.
menceritakan tentang seorang gadis,  Kate Fitzgerald (Sofia Vassilieva),
yang mengidap leukimia serta perjuangan keluarganya dalam memperjuangkan hidupnya.

Pada suatu ketika Kate memerlukan donor, dan tak ada satupun keluarga yang cocok untuk tubuhnya.
Kemudian seorang dokter memberi pilihan keluarga Fitzgerald untuk merancang donor bagi putrinya. 
Dan dari sanalah lahirnya Anna Fitzgerald (Abigail Breslin).
Dari proses bayi tabung dan kemiripan kromosom 100%, Anna menjadi donor seumur hidup Kate.

Beberapa jam setelah Anna lahir, ia sudah menyumbangkan sel darah tali pusat untuk kakaknya.
Setelah itu Anna menjalani puluhan operasi, transfusi darah, dan suntikan untuk Kate.
Dan saat ini, ibunya meminta Anna menyumbangkan ginjalnya untuk Kate yang nyaris sekarat.

Hingga akhirnya Anna memutuskan untuk menggugat orangtuanya atas medical emancipation,
sederhananya hak atas tubuhnya.

Aku kira sih, Anna benar-benar ingin mempertahankan tubuhnya.
tetapi, ada alasan lain yang membuatnya melakukan keputusan yang sangat besar tersebut.
Dan motif sebenarnya adalah karena kakaknya yang memintanya.
Kate berkata bahwa ia telah siap untuk meninggal.

Wow! film ini benar-benar menguras air mata. hampir tiap menit bisa bikin aku nangis.
But, This movie is really fantastic!

5 stars for you, Abigail!

Must be watched!





Minggu, 20 Juni 2010

Friday, Holiday! Big Breakfast!

heheh.. lama tak posting!
gara-gara sibuk UAS dan WiFi yang bolak-balik problemo!!! Lhar~

aku lupa tepatnya hari Jumat kapan. yang jelas aku lagi libur dan waktu itu habis sakit gejala Demam Berdarah (Check my post:Rekor Baru: Sakit+Nangis (in my School)).
Huaaaa!!! makanya waktu itu aku lagi berjaya!! gak pernah tuh ada Susu Ultra+Buavita segede gitu di rumah gue, HEEEHEHEH...

it's time to have breakfast!

hhehe, keluarlah sifat jowoan saya: Lesehan!

Nice combination! But i prefer chocolate than strawberry.

Yeah! they're my favorites! which make me got up early!

Of Course I didn't eat my phone cell or the newspaper (jayus)!
Let's check What's Hot!

Taiyou No Uta (Midnight Sun)

Sutradara Norihiro Koizumi
Penulis Kenji Bando
Pemeran YUI
Takashi Tsukamoto
Kuniko Asagi
Goro Kishitani
Sogen Tanaka
Airi Toyama
Musik oleh YUI

Ehem, sebenernya aku liatnya tanpa subtitle se. jadi-nya cuma liat gambar doang. hehehe.
maka dari itu, aku cuma bisa cerita singkat aja. maaf-maaf!

jadi, ceritanya, ada cewek bernama Kaoru Amane (diperankan oleh YUI yang juga seorang penyanyi) mengidap penyakit Xeroderma pigmentosum yaitu suatu penyakit atau kelainan bawaan pada kulit, dimana kulit sangat peka terhadap sinar matahari terutama terhadap sinar ultra violet. bila terpapar sinar matahari akan timbul bercak-bercak di kulit dan menjurus ke arah kanker kulit.
jadi, dia hanya keluar rumah pada malam hari.
sueepiii, soalnya dia tinggalnya bukan di kota besar, tapi di deketnya pantai.
biasanya se, dia nyanyi +gitaran di pinggir jalan sambil nyalain lilin.

kereeenn gitarannya!! suara+lagunya enak! It's Happy Line!

trus kalo udah subuh, mau terbit matahari, dia pulang ke rumah..

sampe akhirnya, dia ketemu sama cowok yang dia suka...

kalau yang ini, waktu dia ajak si cowok, Koji Fujishiro (Takashi Tsukamoto), ke tengah kota.
habis main-main, sesuai tradisinya. Nyanyi di pinggir jalan. dan di gerumbuli banyak orang saking bagusnya!

eits,
jangan harap kalau cowoknya itu ber-personality perfect, cool, dan yang bagus-bagus lainnya.
justru sebaliknya, ni orang kayak anak-anak cowok biasanya, malahan suka tidur di kelas waktu pelajaran, gak parah-parah banget juga se, tapi ya, cuma cowok biasa aja. hahaha!!!


walaupun cuma liat gambare tok,
film ini berhasil membuat saya bercucuran air mata di bagian ending-nya. HAHAHAH.
tepatnya, waktu Kaoru Amane meninggal, dan lagunya diputerin di radio-radio!
Huuuwwaaaa !!!!!!! Terharu!!
 
dan sekarang, saya lagi proses cari dvd film ini, karena gak puas gak ada subtitle-nya!

Satu lagi yang aku suka dari film ini, SOUNDTRACKS-nya! ueenak!!
terutama Good-bye Days sama Happy Line!!
khusus yang Good-bye Days Music Videonya kuuueeerrreeennn!!!!!
saya dibuat nangis hanya dengan meliat MV ini!!!
yang Remember You juga bagus!


4/5 stars for Taiyou No Uta

The Dorama Version

  • Title: タイヨウのうた
  • Title (romaji): Taiyo no Uta
  • Also known as: Song of the Sun
  • Format: Renzoku
  • Genre: Romance, Human drama
  • Episodes: 10
  • Viewership ratings: 10.26%
  • Broadcast network: TBS
  • Broadcast period: 2006-Jul-14 to 2006-Sep-15
  • Air time: Friday 22:00
  • Theme songs:


Setelah saya googling,
saya menemukan bahwa ternyata film ini ada versi dorama-nya (serial drama televisi di Jepang) dan Taiyou No Uta vers ini juga terkenal dengan judul Song Of The Sun.
dan yang membuat saya heran adalah,
pemeran Kaoru Amane adalah Erika Sawajiri. Did you know who she is?
yup, pemeran Aya Ikeuchi di 1リットルの涙 Ichi rittoru no namida, "1 Litre of Tears, also called A Diary with Tears or A Diary of Tears.
wah-wah, orang ini spesialis pemeran cewek penyakitan ya.
hahahah, tapi tetep aja aku suka, malah justru gara-gara yang main Erika aku pengen liat !!!

dan dengan tegas aku menyatakan,
Saya harus mendapatkan DVD kedua versinya, lengkap dengan subtitle Indonesian!!

Senin, 07 Juni 2010

Le Fabuleux Destin d'Amélie Poulain (2001)

Raymond Dufayel aka Glass Man: So that's the one, there, the guy who raises his hand?
Amélie: Yes.
Raymond Dufayel aka Glass Man: Is she in love with him?
Amélie: Yes.
Raymond Dufayel aka Glass Man: The time has come for her to take some real risks.
Amélie: Well yes, she's thinking about it. She's thinking of a stratagem.
Raymond Dufayel aka Glass Man: Yes, she likes stratagems, doesn't she?
Amélie: Yes.
Raymond Dufayel aka Glass Man: She's a bit of a coward. That's why I have trouble with her eyes. 


Dengan latar daerah wisata Montmartr, Perancis, film berbahasa Perancis ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Amélie(Audrey Tatou). Amélie si gadis lugu, pendam, dan naif tinggal seorang diri di sebuah apartemen. sejak kecil Amélie tidak pernah berhubungan dengan orang lain karena orangtuanya mengira dia memiliki gangguan pada jantungnya, padahal se, cuma gara-gara dia gak pernah dipeluk sama ayahnya. Dan karena itu, dia tidak pergi ke sekolah seperti anak pada umumnya, dia belajar di rumah dengan Ibu-nya yang keras, Amandine Poulain, kepala sekolah dari Gueuegnon. intinya, Amélie kurang kasih sayang.

Setelah dewasa, ia bekerja pramusaji di kedai di Montmartre bernama "Deux Moulins". Waktu tidak merubah apapun, Amélie tetap menyendiri. Tapi hari itu, hidup Amélie akan berubah.

Bermula pada suatu malam, diberitakan kecelakaan tragis yang merengut nyawa Lady Diana dan kekasihnya. Amelie yang sedang menyikat giginya terkejut menonton berita tersebut di TV, hingga dia menjatuhkan tutup botol yang dia pegang. Tutup botol itu jatuh dan mengetuk hingga membuka salah satu keramik dinding kamar mandi yang ternyata merupakan sebuah tempat persembunyian rahasia. Sebuah kotak rahasia anak kecil, berisi mainan, dan kartu, dan kenangan masa kecil ditemukan Amélie di dalamnya. Malam itu Amélie memutuskan untuk menemukan pemiliknya dan mengembalikannya. Sejak saat itu, Ia bertekad akan mengabdikan hidupnya untuk membantu orang lain menemukan kebahagiaan. Mulai dari membantu tetangga-nya, tuan Raymond Dufayel, agar melihat dunia luar, menjodohkan temannya di kafe, membalas dendam kepada tetangganya yang kasar terhadap pegawainya,dan lain-lain.

Tapi bagaimana dengan Amelie? Siapa yang akan menyelamatkan hidupnya?

cara nyampein pesan ke sang lelaki pujaan.  KEREN!!

Film drama tentang hidup sosial ini, menggunakan narator dengan narasinya yang cerdas, unik, lucu, dan gila. salah satu kelebihan film ini adalah penokohannya yg kuat. Masing-masing peran memiliki karakter yg unik dan cenderung 'sakit'. Rangkaian sub-plot kemudian bermunculan menyodorkan satu demi satu keping puzzle yg pelan-pelan membangun sebuah misteri besar tentang arti hidup manusia. Tema ini dimetaforakan dalam bentuk misteri wajah dalam serpih-serpih robekan pas foto yg ditemukan tercecer di semua unit photo box di seluruh penjuru kota. Film ini dibuka dengan gambaran hidup yg hambar, statis dan kosong. namun Anda pasti tersenyum penuh di akhir cerita, yaitu saat masing-masing tokohnya berhasil menemukan eksistensi mereka, dan Amelie Poulain sendiri juga berhasil mendapatkan lelaki pasangannya.


 halaman album foto koleksi gebetannya Amélie

Amélie memenangkan penghargaan best film di European Movie Awards; juga empat César Awards (termasuk Best Film dan Best Director), dua BAFTA Awards (termasuk Best Original Screenplay), dan dinominasikan untuk lima Academy Awards.

Narrator: Nino is late. Amelie can only see two explanations. 1 - he didn't get the photo. 2 - before he could assemble it, a gang of bank robbers took him hostage. The cops gave chase. They got away... but he caused a crash. When he came to, he'd lost his memory. An ex-con picked him up, mistook him for a fugitive, and shipped him to Istanbul. There he met some Afghan raiders who too him to steal some Russian warheads. But their truck hit a mine in Tajikistan. He survived, took to the hills, and became a Mujaheddin. Amelie refuses to get upset for a guy who'll eat borscht all his life in a hat like a tea cozy. 

http://bicarafilm.com/
http://www.elzzine.com/

Yah bilangnya sudah move on Tapi bagaimana kalau terkadang kumerindu