Stay-The Most Confusing Movie I've Ever Seen


Di opening film ini, diperlihatkan Henry sedang duduk sendiri di dekat mobil yang terbakar di Brooklyn Bridge. Kemudian masuklah ke dalam scene berbeda.

Dr. Sam Foster--seorang psikiater--memiliki pasien bernama Henry Letham. Seorang lelaki yang sangat misterius dan tertutup. Disini dia diceritakan menderita depresi berat, dapat mendengar suara-suara, menyembuhkan orang buta, dan sepertinya dapat meramalkan masa depan. Dia juga menyebutkan orang lain adalah ayahnya, yang menurut berkas, telah meninggal dunia.

 

Dia secara terang-terangan mengatakan kepada Dr. Sam bahwa dia akan melakukan bunuh diri pada hari Sabtu tengah malam. Setelah diselidiki, dia terinspirasi dari seniman idolanya yang bunuh diri pada hari ulangtahunnya ke-21 di Brooklyn Bridge. Sejak saat itu, kejadian-kejadian aneh dialami Dr. Sam.

Keadaan mulai berbalik, Dr. Sam mulai tidak dapat membedakan antara yang nyata dengan tidak nyata. Dia mengalami kejadian yang sama berulang kali, mendengar suara-suara, melihat secara nyata orang yang seharusnya telah meninggal, dan lain-lain.

Di akhir cerita, Henry menekan pelatuk pistol ke arah mulutnya, kemudian tiba-tiba scene-nya berubah lagi.

Henry dan keluarganya diceritakan mengalami kecelakaan mobil di Brooklyn Bridge. Dan hanya Henry sendiri yang masih hidup--sekarat. Tokoh-tokoh yang berada di cerita utama--di sepanjang film-- adalah orang-orang yang mengerumuni dia saat dia hampir mati. Mereka tidak memiliki hubungan antara satu dengan yang lain. Dan beberapa kalimat yang mereka ucapkan, terdapat pada cerita utama sebagai suara-suara misterius yang terdengar. Tetapi kemudian, Dr. Sam dan Lyla mendapatkan penglihatan singkat--seperti potongan-potongan kecil kejadian pada cerita utama, seperti De Ja Vu.

********

Ryan Gosling: love him, he's really good, successfully makes me frustrated.

Setelah menonton yang ketiga kalinya, baru saya dapat menyimpulkan sesuatu. Ini yang aku dapat aku dapatkan:

Cerita utama dalam film ini adalah sebatas imaginasi Henry ketika dia sekarat. Bisa dibilang semacam cerita pendek dalam otaknya sebelum dia meninggal. Tokoh-tokoh dalam cerita utama, sebenarnya tidak berhubungan sama sekali. Suara-suara yang terdengar dalam dunia imaginasi Henry adalah kalimat yang diucapkan oleh orang-orang yang mengrumuninya dalam kehidupan nyata.

Tapi bagaimana dengan flash yang didapat Dr. Sam dan Lyla? Karena penasaran dengan maksud asli ceritanya, alhasil aku menyerah dan… Googling.

Di Wikipedia dijelaskan hal yang sama dengan teoriku. Tetapi Dr. Sam dan Lyla ikut tertarik ke dalam dunia imaginasi Henry. Hanya saja dalam potongan-potongan kecil.

********

Sepanjang film, kita dibuat untuk memeras otak dan konsentrasi. Kejadian-kejadian mengejutkan--non sense--terjadi di sepanjang film ini. Yang benar-benar dapat membutakanku untuk menyadari antara yang nyata dengan yang tidak, yang benar dengan yang salah, yang “sakit” dengan yang “sehat”.

Sudah lama aku gak liat film yang memeras otak dan bikin penasaran dunia akhirat. Film ini kembali mengingatkanku kepada jenis film yang aku sukai. Yang membuat berbeda film ini dari film lain adalah hingga akhir filmpun tidak diceritakan secara jelas maksud dari ceritanya. Sehinga, kita harus menganalisis sendiri. Benar-benar membuat stress, geregetan, dan penasaran.

Dua kali aku menonton film ini dan tidak menghasilkan apapun. Sama sekali tidak mengerti maksud film ini. Dan baru setelah aku mengulang ketiga kalinya, aku mendapatkan pencerahan—sebuah teori yang telah aku sampaikan tadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Charlie Bartlett

Playful Kiss/Naughty Kiss (Korean Drama)