Pos

Menampilkan postingan dari Agustus, 2010

my own poem

Tak bisa bersajak seperti mereka
tak bisa bernyanyi seperti dia hanya mengerti sebatas simpati tak pandai memberi
made dyah ayu safitri

Ilma Dina Apriliani's Poem

curhat malam #3
by Ilma Dina Apriliany on Tuesday, August 17, 2010 at 11:56pm

ketika dedaunan tak lagi basah karna embun
dan kumpulan awan menutup sempurna matahari
hingga kicau burung menjelma menjadi lolongan serigala
sebuah kesabaran yang luar biasa akan penantian yang melelahkan

SABAR = CAPEK !

ilmadina
00:00
****
egois
by Ilma Dina Apriliany on Wednesday, June 2, 2010 at 7:16am

saat keegoisan bertahta di kasta tertinggi
rasa peduli seakan lenyap dan hilang
hanya AKU! cuma AKU! seakan kalimat itu terus menggema

tidakkah nuranimu mengiba?
apa yang terjadi kurang tragis?
sampai kau bersikap acuh
menutup mata dan telinga

posted by m a d i n
100602
07:23
 *****
belajar nulis apik :)

by Ilma Dina Apriliany on Thursday, November 5, 2009 at 7:42pm

teruntai beribu huruf.
berwujud tulisan apik.
bermajas dan berima.
tak hanya pujian.
juga caci maki.
samar menusuk.

gores jemari lukis indahnya.
bercabang makna.
berikrar sesaat.
hilang di esok.

pesona cantik si mawar merah.
tak hirau setiap duri d…

Stay-The Most Confusing Movie I've Ever Seen

Gambar
Di opening film ini, diperlihatkan Henry sedang duduk sendiri di dekat mobil yang terbakar di Brooklyn Bridge. Kemudian masuklah ke dalam scene berbeda.

Dr. Sam Foster--seorang psikiater--memiliki pasien bernama Henry Letham. Seorang lelaki yang sangat misterius dan tertutup. Disini dia diceritakan menderita depresi berat, dapat mendengar suara-suara, menyembuhkan orang buta, dan sepertinya dapat meramalkan masa depan. Dia juga menyebutkan orang lain adalah ayahnya, yang menurut berkas, telah meninggal dunia.


Dia secara terang-terangan mengatakan kepada Dr. Sam bahwa dia akan melakukan bunuh diri pada hari Sabtu tengah malam. Setelah diselidiki, dia terinspirasi dari seniman idolanya yang bunuh diri pada hari ulangtahunnya ke-21 di Brooklyn Bridge. Sejak saat itu, kejadian-kejadian aneh dialami Dr. Sam.

Keadaan mulai berbalik, Dr. Sam mulai tidak dapat membedakan antara yang nyata dengan tidak nyata. Dia mengalami kejadian yang sama berulang kali, mendengar suara-suara, melihat secara …