Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Oktober 2012

IU


Aku lagi suka-sukanya sama IU nih.  Ada beberapa faktor yang bikin aku suka, suaranya IU yang enak banget,  IU nya sendiri yang imut, dan yang paling buat aku suka adalah perpaduan antara lagunya yang enak dengan liriknya yang bagus banget, tervisualisasikan dengan sempurna dalam MVnya. Dan konsepnya itu yang ‘Innocent Love’ rasanya masuk banget, mungkin karena umur IU yang gak jauh-jauh dari aku jadi ceritanya mak jleb ke hati bikin merinding. #plis.  Lihat MVnya sambil baca translate liriknya itu, sesuatu banget.. menggelegar membahana

Good Day lagunya nge-beat dan MVnya bukan yang mendayu-dayu gitu, tapi sebenernya liriknya sedih menurutku. Tapi masuk banget apalagi bagian-bagian akhir MV. Dan dibagian akhir, ada twistnya, Keren pokoknya! Apalagi 3 high pitch-nya IU yang WWOOOWWW!!


Because tears start to flow i lift my head
I smile lightl,y so they won’t fall
Why are you doing this to me? What are you talking about?
All the words we said about today, go to the sky
................... 
Eventhough tears start to flow, I smile
I block your way and I just smile widely
Why am I being like this? Is there no shame?
I fold my pride carefully and throw it to the sky
.....................


Di PV Japanese vers IU kelihatan tambah cantik banget, setting tempatnya menyegarkan mata dengan warna-warna pastel. tapi ‘drama’nya lebih mengena di MV korean versionnya. Berhubung aku adalah drama freak alhasil korean version lebih sering aku lihat. Untuk PV lengkapnya silahkan ke YT

YOU and I. Hehe lagi-lagi bagian favoriteku ada di bagian-bagian blakang, ya mungkin karena cerita klimaksnya di situ. Terharu aku liatnya. Dan lagu ini radak ambigu. aku kira ceritanya tentang cinta masa kecil terus mereka mau pisah lama. Eh ternyata ceritanya persis kayak manga a girl who leapt through time. Yang jelas bagus lah, terserah mau diartikan yang mana.


In a blink of an eye, I’ll be an adult
I hope you remember me, yes that strange child

Every end of the day. Ini Lagu IU yang paling baru. Kelihatan banget kalo IU sudah tambah dewasa sekarang (Aku juga sudah besar sekarang, jadi berasa tumbuh bersama-sama dengan IU) . Ini sweet banget ceritanya. Walau cowoknya gak kelihatan, justru itu se yang nambah sweet menurutku.



I get greedy, wanting our relationship to get a bit closer
Just one step, that much closer
My monologes, my wishpers
You might be curious too

It’s because I like you. Eventhough I have on a cold face
My heart isn’t like that, It’s a lie
But foolish you makes me frustrated

It’s because I like you a lot
Turn around and look at my slow paced footsteps
This is my heart that’s waiting for you
If you watched over me, you would know

Selasa, 05 Juli 2011

The Switch


Kassie: That's the story I've been telling him how he got here. Told him that mommy didn't have a husband. But wanted you so very very much, that she couldn't wait another day. Then so, she went to the doctor and the doctor said: if you go out into the world and look very very hard you will find a very special person, who if you ask very nicely will give you seeds, so that I can plant you in my tummy.
Wally: Got it.
Kassie: I.., you know, I've read all the books about how you're supposed to talk about this stuff and until it happenes nothing can prepare you for the day when your kid comes home crying out of school because some ass called him a science experiment.


Kassie Larson (Jennifer Aniston) memutuskan untuk memiliki bayi secepatnya. Ia pun akirnya menemukan Roland (Patrick Wilson), donor sperma sempurna untuknya. Suatu hari, di pesta 'penanaman' Kassie, sahabatnya Wally Mars (Jason Bateman), yang tidak setuju dengan keputusannya ini, mabuk berat dan tak sengaja menjatuhkan sperma pendonor. Karena merasa terdesak, ia pun menggantikannya dengan sperma miliknya tanpa sepengetahuan siapapun. Keesokan harinya, karena mabuk berat, ia sendiripun tidak mengingat apapun hingga sang jabang bayi lahir, bahkan hingga tujuh tahun kemudian.

Kassie: Isn't he (Sebastian) great?
Wally: Oh gosh.
Kassie:  Thinks I'm a lesbian.
Wally:  What?
Kassie: Because the only mothers he knows with seed guys or fathers or lesbians.


Kassie bersama putranya, Sebastian (Thomas Robinson), setelah tujuh tahun, akhirnya kembali ke New York. Setelah menghabiskan waktu bersama Sebastian, Wally mendapati beberapa hal pada Sebastian persis seperti dirinya. Sedangkan Kassie, ia mulai menjalin hubungan dengan si pria pendonor, Roland, yang mereka kira adalah ayah biologis Sebastian.

Image and video hosting by TinyPic


Sebastian: Wally you have to take me home. Take me home, Wally.
Wally: Sebastian, why did you come here?
Sebastian: Because I thought you would be proud of me.

Film ayah-anak ini lucu dan mengharukan. bikin ketawa tapi bikin nangis juga. Terutama karena Sebastian yang lucu poooll!! Imut-imut, cerdas, unik. Love Sebastian soo much!!! Sayang kalo dilewatkan, Recomended!



Sebastian: Do you ever scared you could have Parkinson's disease? 
Wally: Not specifically Parkinson's disease but, I am not going to lie I have had my doubts of hypochondriac. 
Sebastian: What's that? 
Wally: That's thinking you have diseases that you don't really have. 
Sebastian: Oh my God.. I have that.

Minggu, 03 Juli 2011

Music and Lyrics



ok, this is not my favorite movie, actually,
but you know what made it amazing? they sang amazing songs! (Recomended song: Way Back Into Love, PoP! Goes My Heart, Dance With Me Tonight, Buddha's Delight, Don't Write Me Off, Love Autopsy)

I’ve been living with a shadow overhead
I’ve been sleeping with a cloud above my bed
I’ve been lonely for so long
Trapped in the past, I just can’t seem to move on!
(Way Back Into Love - Hugh Grant and Haley Bennett )

AWEESOOOME!!



Bercerita tentang Alex Fletcher (Hugh Grant) bintang musik pop era 1980-an. Namun kehidupannya kini tidak sebersinar dulu. Kini ia hanya hidup di masa lalu, mengisi acara-acara reuni yang banyak penggemar seusianya.


Suatu hari, ia mendapatkan tawaran membuatkan lagu untuk penyanyi wanita terkenal saat ini, Cora Corman (Haley Bennett) dan menyanyikannya bersama. Dalam usahanya membuat lagu tersebut, tanpa sengaja ia bertemu dengan penulis lirik yang cocok dengannya. Ia adalah mantan mahasiswi sastra Inggris Sophie Fisher (Drew Barrymore) yang juga bekerja merawat tanaman di apartement Alex.

Disini dicertakan bagaimana perjuangan mereka dalam membuat sebuah lagu untuk Cora dan kisah asmara mereka didalamnya.



"Just a little bit louder, because this song is intended for humans, okay? Way Back Into Love, take two."
Alex Fletcher



a song i love the most: Way Back Into Love

Sebenarnya, filmnya gak terlalu bagus menurutku, tapi setiap mereka nyanyi, lagunya enak-enak. diantaranya, Way Back Into Love, PoP! Goes My Heart, Dance With Me Tonight, Buddha's Delight, Don't Write Me Off, Love Autopsy.  Jadi eman bangret kalo gak didengerin! Album soundtrack film ini mencapai #5 pada tangga lagu Billboard Top Soundtracks di tahun 2007. Tapi tetep, menurutku lagunya kedengeran sooo much better kalo liat filmnya! Soalnya, kita bisa tahu maksudnya lagu ini! Jadi pengen nangis :*)


Jadi menurutku, filmnya bagus karena lagunya, dan lagunya bagus karena filmnya! well, enjoy the Music and Lyrics!

Eh, SNSD & Super Junior juga pernah nyanyi'in Way Back Into Love lho ! Walaupun aku lebih suka versi aslinya :p Kyuhyun!!!!!


 I’ve been watching but the stars refuse to shine
I’ve been searching but I just don’t see the signs
I know that it’s out there
There’s gotta be something for my soul somewhere

Sabtu, 09 April 2011

Alangkah Lucnya (Negeri Ini)

Film Indonesia belum mati, walaupun banyak keluar film-film ngesot, komedi porno dan angket-angketnya, Kita masih bisa kok nemuin beberapa film yang berkualitas. Semoga ke depan genre film Indonesia gak jalan ditempat, lebih berkembang, yang action lah, sci-fi mungkin, dll. Tapi, secara aku hanya bisa nonton, gak etis kalo nyalahin orang. Nyatanya bikin film emang gak gampang.

udah lama se liatnya, tapi pingin posting aja tentang film Indonesia. layaknya film-film Deddy Mizwar yang lain, film ini lucu, sarat makna, menggugah!

Alangkah Lucunya Negeri Ini (How Funny This Country Is)
Directed by: Deddy Mizwar
Written by: Musfar Yasin


"copet goblok! tau gak disini? disini ada uang dua puluh satu juta dua ratus ribu. sebelum bang muluk kesini loe gak pernah punya duit sebanyak itu kan? gak pernah kan hah? Bang Muluk kesini cuma mau ngajarin loe jadi pengasong! tapi loe semua maunya jadi copet! jadi copet!
copet itu paling top masa depannya itu di penjara tahu! di 'Dor', mampus, tua, dan tetep miskin! Tahu loe! kalo koruptor.. korupsi duitnya banyak tetep, keluar dari penjara duitnya tetep banyak, kenapa? karena mereka sekolah. Loe pada gak sekolah, cuma copet, gak punya harapan!"- Jarot


Muluk (Reza Rahadian), sarjana manajemen, lagi muter-muter nyari kerjaan. Smpe ternak cacing juga. Kemudian ketemulah dia sama Komet (Angga), lagi nyopet. Disinilah awal dari pekerjaannya yang kontroversial.


"Tanya Haji Rahmat, Cacing Halal atau Haram." - Pak Makbul



Ia mulai mendatangi markas anak-anak yang doyan nyopet tersebut, ketemu sama si bosnya, Jarot (Tio Pakusodewo), ngajak kerjasama. Ia menawarkan untuk mengelola uang 10% dari hasil mencopet mereka. rencananya ia ingin mrubah kebiasaan buruk mereka, dari mencopet ke pekerjaan yang lebih halal, NGASONG.


Tidak hanya itu, ia juga ingin mengajak anak-anak itu mengemban pendidikan. Dibantu dengan Samsul dan Pipit, anak-anak itu diajari agama, budi pekerti, dan kewarganegaraan. Tapi tahulah, ngajak buat belajar itu susahnya setengah mati!! Tapi untunglah mereka banyak akal dan dengan bantuan Jarot juga, anak-anak itu akhirnya mau belajar.


"Itulah hasil pendidikan, Sul. Kalo loe gak berpendidikan, loe gak bakal tahu bahwa pendidikan itu gak penting. Makanya pendidikan itu penting"- Muluk




Pak Makbul: "bikin apa?"
Muluk: "proyek pak"
Pak Makbul: "proyek apa?"
Muluk: "proyek pengentasan kemiskinan"
Pak Makbul: "eh, kamu udah dapet kerja? trus, jabatan kamu apa?"
Muluk: "saya di.. pengembangan sumber daya manusia"


Usaha Muluk kian sukses. Uang sudah terkumpul banyak, kemudian ia jadikan itu sebagai modal anak-anak untuk jadi pedagang asongan. Ya pastilah susah ngajak anak-anak yang biasa nyopet jadi ngasong. Tapi akhirnya ada juga yang sadar dan pingin ngasong. tapi gak segampang itu, ada banyak gangguan, mulai dari diganggu sama anak-anak yang masih tetep nyopet dan Satpol PP.

Muluk: Ayo tangkap saya! saya yang suruh mereka ngasong tangkap saya!
Satpol PP 1: hehehe ada apa ini ada apa ini?!
Muluk: mereka hanya mencari rejeki yang halal dan hanya itu yang mereka bisa!
Satpol PP 2: ini aturan, gak boleh mengemis dan mengasong, ganggu lalu lintas tau?
Muluk: kalian terganggu dengan pengemis dan pengasong, tapi gak terganggu dengan ulah para koruptor yang memiskinkan kalian!
Satpol PP 3: kan koruptor gak gaggu lalu lintas
Muluk: seharusnya kalian tangkap koruptor yang memiskinkan negeri ini yang memiskinkan kalian
Satpol PP 3:bukan tugas kita
Muluk: memang bukan tugas kalian, tapi paling tidak punya rasa belas kasihan mereka hanya mencari rezeki yang halal
birain mereka yang miskin mencari rezeki yang halal
Satpol PP 1: aduh.. pusing gua



 Usaha diam-diam Muluk dan Pipit akhirnya terungkap orang tua mereka. Keluarga yang tingkat religius tinggi kaget, bagaimana tidak? selama ini uang yang dibuat makan adalah uang dari hasil copet.merekapun bimbang, tak ingin durhaka dengan orang tuanya yang tak ingin makan dari uang haram.tak ada pilihan, mereka hanya bisa berharap anak-anak itu sadar dan tidak mencopet lagi.

Samsul: "dengan ara mencari rejeki yang halal, gak ada alasan polisi ngejar-ngejar loe"
Pipit: "gak ada alesan malaikat masukin loe ke neraka. Met, loe masih inget caranya solat, kan?"
Komet: [Mengangguk]
Samsul: "Met, loe masih hapal,kan? Pancasila yang gue ajarin?"




"MULUK!! Yang paling besar dosanya mereka yang korupsi! mereka yang ngabisin duit rakyat! Yang biarin rakyatnya melarat! yang biarin rakyatnya jadi tukang copet! MULUK! Loe tega nglihat gue jadi bangkai lagi, loe tega liat orang-orang ngehina gue lagi. Samsul, Sarjana Pendidikan, tapi pengangguran!! Yang tiap hari kerjaannya maen gaplek, gangguin orang.. MULUUK!!"

Ending film ini tokcer pol-polan. dengan backsound lagu Tanah Airku trus paling akhir keluar tulisan:


 Fakir miskin dan anak anak yang terlantar dipelihara oleh negara

Pasal 34 ayat (I) UUD 1945


bikin nangis. Menyentuh. daripada diceritain, mending liat sendiri aja biar lebih mengena.


Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai

Ibu Sud



Senin, 31 Januari 2011

Romeo+Juliet : Prodigious birth of love



"A glooming peace this morning with it brings. The sun for sorrow will not show his head. Go hence and have more talk of these sad things. Some shall be pardoned, and some punished. For never was a story of more woe than this of Juliet and her Romeo."
Ketenangan yang sendu di pagi ini. Matahari tak bersinar karena dukanya. Silahkan bahas kejadian menyedihkan ini. Sebagian diampuni, sebagian dihukum. Karena tidak ada kisah setragis kisah Juliet dan Romeo-nya ini.


Awalnya aku tertarik sama cerita-cerita klasik waktu aku baca Twilight Saga. Si Bella itu suka banget sama cerita-ceita jaman dulu. Salah satunya Romeo and Juliet. Siapa gak  pernah denger Romeo and Juliet? Hampir semuanya pasti pernah denger tapi mungkin kebanyakan belum pernah tahu ceritanya secara keseluruhan. Dan setelah liat film ini, ternyata ada sedikit persamaan antara Romeo Juliet dengan Edward Bella :)



Dua rumah tangga yang sama-sama terpandang di fair Verona memiliki dendam lama yg bangkitkan pemberontakan baru dan pertumpahan darah. Dua kekasih yang saling menyeberang, bunuh diri.  Petualangan malang mereka membuat orang tua mereka berkabung. Mereka mati karena cinta. Dendam antar kedua keluarga tetap berkobar. Kematian mereka tak bisa menghapusnya.


"My only love sprung from my only hate! Too early seen unknown, and known too late! Prodigious birth of love it is to me that I must love a loathed enemy" - Juliet
Satu-satunya cintaku muncul dari satu-satunya kebencianku. Awalnya asing namun terlambat sudah. Cintaku pada musuh terbesarku.



Romeo dari keluarga Montague, patah hati karena cintanya yang tak berbalas oleh seorang biarawati. Dihiburlah romeo dengan sepupu dan teman-temannya. Mereka diam-diam pergi ke sebuah pesta yang diadakan oleh keluarga musuh bebuyutan mereka, Keluarga Capulet. Dan disanalah Romeo bertemu Juliet. Dan mereka saling mencintai sebelum mereka mengetahui bahwa mereka berasal dari dua keluarga yang tak mungkin bersatu.


Romeo: “Is she Capulet?”
Nurse: "His name is Romeo, and a Montague, The only son of your great enemy."


Namun, cinta kedua remaja ini begitu berkobar. Sedangkan Juliet telah dijodohkan oleh ayahnya dengan seorang pemuda tersohor dengan ketampanannya di Fair Verona, Dave Prince. Kemudian, mereka berdua memutuskan untuk menikah secara diam-diam.


Setelah mereka menikah, dengan segala kemarahannya, kakak Juliet, Tybalt,  datang mencari  Romeo. Romeo berusaha untuk berdamai. Tetapi yang terjadi malah semakin buruk. Sahabat romeo, Mercutio terbunuh oleh Tybalt. Dan berkobarlah amarah romeo dan akhirnya ia membunuh Tybalt.

Keadaan semankin sengit. Romeo menjadi buron. Dan Juliet akan dinikahkan dengan Prince.Kemudian datanglah bantuan dari Bapa Laurence. Ia dan Juliet menyusun rencana sebelum pernikahan Juliet diselenggarakan. Juliet meminum ramuan yang dapat membuatnya terlihat telah meninggal di malam pernikahan. Rencananya, setelah prosesi pemakamannya, setelah tertidur selama 24 jam. Ia akan terbangun dan hidup bersama Romeo tanpa diketahui orang lain. Kemudian Bapa Laurence membeitahu rencana ini kepada Romeo melalui suratnnya. Namun, surat itu tak pernah sampai ke tangan Romeo..


Mendengar kematian Juliet, Romeo mnjadi gusar. Sesegera mungkin ia pergi ke persemaian Juliet. Sesampainya disana, ia melihat Juliet terpejam tak berdaya, dan diminumlah racun mematikan oleh Romeo tepat saat Juliet terbangun…


"Romeo, what's here? Poison? Drunk all, and left no friendly drop to help me after?"- Juliet


Film ini sudah lama banget, waktu jamannya si Leornardo DiCaprio masih muda dan masih ganteng-gantengnya. Film ini digambarkan dengan kehidupan lebih modern, tapi dialognya tetep sama, jadi kalo kita liatnya jaman-jaman sekarang ini ya.. kalo gak bias nangkep sisi bagusnya keliatan radak aneh. Terus ada sedikit adegan antara settingnya yang lebih modern sama dialognya yang super puitis radak gak match. Berharap ada versi yang lebih bagus untuk sebuah mahakarya dari Shakespeare. Yang jelas,  aku cuma bisa bilang, Well done William Shakespeare! Karyanya bagus, kata-katanya puitis, dalem, menyentuh. Kalau masalah filmnya yang versi ini, silahkan dinilai sendiri…

Romeo take me somewhere we can be alone
I'll be waiting all there's left to do is run
You'll be the prince and I'll be the princess
It's a love story baby just say yes

Romeo save me, they try to tell me how to feel
This love is difficult, but it's real
Don't be afraid, we'll make it out of this mess
It's a love story baby just say yes
Love Story - Taylor Swift

Minggu, 02 Januari 2011

The Girl Who Leapt Throuh Time (Toki o Kakeru Shojo)



One summer’s beautiful and wondrous story. A stranger’s love will look forward and while her own love looks back.

Film dengan judul asli “Toki o Kakeru Shojo” ini merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karangan Yasutaka Tsutsui yang diterbitkan pada tahun 1967. Namun, film ini tidak mengadaptasi mentah-mentah dari novel tersebut, namun lebih seperti sekuel dari novel tersebut, karena tokoh utama dalam film ini, Makoto Konno, merupakan keponakan dari karakter utama novel tersebut (yang juga bisa time-leapt). Selain diangkat ke dalam versi anime movie, novel ini juga pernah diadaptasi ke dalam beberapa versi (beberapa film, dorama, dan juga manga), dan yang terakhir, di tahun 2010 ini baru saja keluar adaptasi terbarunya yang berbentuk film live action, dengan memasang Riisa Naka yang merupakan pengisi suara tokoh utama versi anime-nya, sebagai pemeran utama. (http://bicarafilm.com/baca/2010/09/15/the-girl-who-leapt-through-time-japan-2006.html)


Makoto Konno seorang gadis tomboy pemalas secara tiba-tiba mendapatkan kekuatan untuk mengembalikan waktu (time-leapt). Awalnya, ia tidak mengetahuinya, hingga suatu hari, ketika ia mengalami kecelakan dan seharusnya meninggal karena itu, secara tidak sadar ia mengembalikan waktu.


"If today... If today were a normal day, there wouldn't have been any problems. But... I'd forgotten that today was an extremely unlucky day. It's crazy... but I'm going to die. This is it. If I had known, I would have gotten up earlier. I wouldn't have slept in. Wouldn't have been late. Done a better job on my tempura. Avoid being knocked over by stupid boys. And today was supposed to be NICE day..." - Makoto Konno

Awalnya ia menggunakan kekuatannya dengan sembarangan. Ia menggunakannya untuk menghindari kesialan-kesialan yang ia hadapi. Termasuk saat sahabatnya, Chiaki Mamiya, mengutarakan perasaan kepadanya.

 Chiaki, Makoto, Kousuke

Takase: Stupid!
Chiaki Mamiya:  What a rude guy. Calling others stupid?
Makoto Konno: You Call me stupid all the time.
Chiaki Mamiya: In my case, it's term of endearment.

Namun suatu hari, ia melihat sebuah tato angka di atas sikunya yang ternyata semakin lama semakin mengecil nilainya. Kemudian ia memutuskan untuk menggunakannya untuk membantu teman-temannya. Hingga akhirnya, nomor itu menunjukkan angka 01.



Kazuko Yoshiyama: I first fell in love in high school. We became really close as soon as we met. It was like we'd known each other since childhood. But it was over before we became adults.  
Makoto Konno: Why?
Kazuko Yoshiyama
: The timing was probably bad.
Makoto Konno
: What is he doing now?
Kazuko Yoshiyama
: I wonder. He said he would definitely return one day. Though I didn't plan on waiting for him. And so much time has passed. It didn't last long. A blink of an eye. But, Makoto... you're not like me, right? If someone were late to meet you... wouldn't you run out to meet him?


Suatu hari ia kembali memutar waktu di hari sebelum ia mengalami kecelakan sepeda. Dengan niat untuk men’comblang’kan sahabatnya, Kousuke Tsuda, dengan seorang gadis pendiam. Namun saat pulang sekolah, mereka meminjam sepeda Makoto. Mengingat kesempatannya untuk melompati waktu hanya tinggal satu, ia pun memtuskan tidak menggunakannya dan berlari ke tempat ia mengalami kecelakaan sebelum kecelakaan menimpa mereka.


"Makoto! Time waits for no one..." 

Saat sampai di tempat kejadian, ia melihat di sekeliling, bertanya kepada orang-orang, dan dengan hati lega, ternyata tidak ada kecelakaan apapun. Kemudian teleponnya bordering. Telepon dari Chiaki. Saat mereka mengobrol, tiba-tiba Chiaki menanyakan sesuatu yang tak terduga, ia bertanya apakah Makoto bisa melompati waktu. Makoto-pun bingung dan panik, kemudian secara spontan ia menggunakan sisa kekuatannya untuk menghindari percakapan dengan Chiaki itu. Dan saat itu, ia berpapasan dengan  Kousuke dan gadis yang ia bonceng. Terkejut, menyesal  telah menggunakan kesempatannya yang terakhir untuk hal yang bodoh. Kecelakaan itu memang tidak dialami Makoto, melainkan dialami oleh mereka. 

Garnet -  Oku Hanako

Chiaki Mamiya: "I'll be waiting in the future."
Makoto Konno: "I'll be right there. I'll run there."


Aku suka banget film ini. Kisah seorang gadis dengan kedua sahabat lelakinya di masa SMA. Film ini ringan, lucu, menarik, dan menghibur. Tanpa harus kahwatir untuk melihat adegan-adegan dewasa. Satu-satunya film anime yang pernah aku liat sebelumnya cuma Detective Conan dan karena film ini aku mulai mau nyari-nyari film anime lain.

Selasa, 28 Desember 2010

Charlie Bartlett


"Well duh dude, this place sucks. But I just worry that one day we're gonna look back at high school and wish we'd done something different." - Charlie Bartlett

Sudah lama aku nyari film ini semenjak pertama kali aku lihat di tv, tapi tak kunjung ketemu, dan tiba-tiba film ini ditayangkan lagi, dan untuk kedua kaliya, my tears came out.


Charlie Bartlett (Anton Yelchyn), seorang anak kaya raya  pindah ke sekolah menengah umum setelah dikeluarkan dari beberapa akademi swasta karena berbagai pelanggaran


Di sekolah barunya, ia hanya anak aneh yang selalu dikerjai teman-temannya. Demi mewujudkan misinya untuk menjadi populer, dia bekerja sama dengan salah satu preman sekolah untuk menjual “Ritalin, obat yang diberikan psikiater pribadi keluarganya untuk kesehatannya, yang dapat memberikan efek teler


Lambat laun permintaan semakin tinggi dan misinya untuk menjadi populer berhasil. Tidak hanya itu, ia semakin terkenal di kalangan teman-temannya sebagai psikiater karena ia tidak lagi sekedar menjual Ritalin, dia membuka konsultasi dan memberikan obat sesuai kondisi teman-temannya. Hingga pada akhirnya dia memutuskan berhenti menjual obat-obatan karena salah satu dari temannya, yang menderita “panic attact”, overdosis “Xanax”, obat penenang yang ia berikan. Tetapi ia tetap membuka konsultasi gratis untuk teman-temannya.



Charlie holds regular counseling sessions in the boys bathroom


Awalnya ia mengira tak ada satupun yang akan berbicara dengannya lagi, tapi ternyata “pasien-pasiennya” tetap setia mendengarkan nasehatnya. Namun tidak hanya mereka yang memiliki masalah pribadi, begitupun Charlie.



"Charlie, there are more important things than popularity! "
"Like what? Cause I'm seventeen. And right now, popularity's pretty damn important! " 

"Like what you do with that popularity"
 
Suatu hari, salah satu temannya berkonsultasi kepadanya, berencana untuk melakukan aksi demo untuk kebijakan sekolah yang memasang kamera cctv di setiap ruangan siswa. Charlie tidak setuju dengan peraturan sekolah tersebut, namun uga tidak membenarkan rencana demo tersebut. Tapi oleh kepala sekolah, ia dicurigai sebagai otak dibaliknya. Hingga akhirnya pembekrontakkan menjadi semaki tak terkendali karena charlie ditangkap pihak berwajib.


Film ini adalah perjalanan seorang remaja yang penuh inspirasi. Mungkin terdengar klasik, karena inti dari cerita ini adalah popularitas remaja, tetapi dengan cara yang sangat berbeda, menjadi psikiater teman-temannya. Disini Charlie digambarkan sebagai seorang remaja yang, memiliki pandangan yang luar biasa, nasihatnya-nasihat yang ia berikan sangat membangun dan BRILIANT. Walaupun pada akhirnya dia memutuskan untuk menghentikan praktek konsultasinya karena merasa teman-temannya terlalu bergantung dengannya.

Film ini mengajarkan kita untuk berpandangan lebih bijaksana. Dikemas dengan ringan dan realistis  sehingga membuat film ini dapat dierima khususnya di kalangan remaja.

"My name is Charlie Bartlett. If there's one thing I want you guys to walk away with tonight... it's that you guys don't need me. I really mean it. You think I'm any less screwed up than you are? I get up every morning, and I look in the mirror, and I try and figure out just where I fit in. And I draw a complete blank. You guys are looking to me to tell you what to do? You need to stop listening to me. Stop listening to people telling you who you should be! And stop listening to the people who are telling you you're not good enough to do the things that you want to do. You guys have all the answers."

My favorite scene:


Suatu hari setelah ia berhenti menjual obat-obatan dan di cap sebagai pembawa bencana oleh para guru, Charlie pergi menjemput pacarnya yang juga  putri dari kepala sekolahnya. Ia memberikan kantong bungkusan obat untuk pacarnya itu. Karena emosi, ayahnya keluar dan marah tak terkendali, Charlie berusaha untuk menjelaskan tetapi tidak diberi kesempatan. Si cewek sangat kecewa terhadap sikap ayahnya, dan akhirnya melemparkan bungkusan itu. Dan setelah dibuka, isinya adalah permen nikotin untuk pecandu alkohol. Yap, ini salah satu bagian dari film ini yang berisi  pelajaran penting untuk orang tua, control your emotion! Trust your children!

 And if you want to live high, live high
And if you want to live low, live low
'Cause there's a million ways to go
You know that there are

You can do what you want

The opportunity's on
And if you find a new way
You can do it today
You can make it all true
And you can make it undo
you see ah ah ah
its easy ah ah ah
You only need to know 

Cat Stevens, If You Want to Sing Out, Sing Out


Kamis, 23 Desember 2010

Confessions of A Shopaholic


"When I shop, the world gets better, and the world is better, but then it's not, and I need to do it again." - Rebbecca Bloomwood


Rebecca Bloomwood (Isla Fisher) terbelit hutang karena “penyakit” belanjanya yang sangat parah. Untuk melunasi hutangnya yang sangat besar, ia berniat  melamar pekerjaan di sebuah majalah fashion terkenal, “Allete”. Tetapi tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan disana, dia harus bekerja sebagai penulis di sebuah majalah financial, Successful Savings, sebagai batu loncatan menuju impiannya.



"You know that thing when you see someone cute and he smiles and your heart kind of goes like warm butter sliding down hot toast? Well that's what it's like when I see a store. Only it's better."- Rebbecca Bloomwood

Tugas pertamanya tidak memuaskan, mengingat dia tidak memiliki pengetahuan cukup di bidang perekonomian. Hingga suatu hari Rebecca  tergiur untuk mengikuti nafsu belanjanya di sebuah obral besar yang diadakan dan mengetahui bahwa barang yang telah dibelinya adalah palsu. Kemudian dituangkanlah penyeselannya itu menjadi sebuah artikel. Dari artikel inilah dia terkenal sebagai penulis dengan nama pena The Girl in the Green Scarf.


Diluar dari kesuksesannya, dia masih belum mampu untuk membayar hutangnya yang sangat besar. Segala upaya dilakukannya untuk menghindari sang dept collector. Hingga pada suatu talk show yang dihadirinya, terbongkarlah semua aibnya di depan publik. Kegilaannya terhadap belanja membawanya kedalam kesuksesan sekaligus  kegagalanya. Akibat penyakitnya itu ia kehilangan sahabat dan cintanya.
"They said I was a valued customer. Now they send me hate mail." - Rebbecca Bloomwood

My favorite scene, sooo funny!

Walaupun jalan ceritanya bisa dikatakan klasik, film ini sangat menghibur, lucu, menarik, dan juga cukup memberikan pelajaran khususnya untuk kaum wanita, sehingga tidak bosan untuk melihatnya beberapa kali. Komedi, kisah cinta, dan perjalanan hidup Rebecca dikemas dengan sangat baik. Enjoy the movie!

Selasa, 21 Desember 2010

Taken






“You don't remember me? We spoke on the phone two days ago. I told you I would find you.” - Bryan Mills 

Untuk memperbaiki hubungannnya dengan Kim (Maggie Grace), putri semata wayangnya,agen CIA Bryan Mills (Liam Neeson) memutuskan pensiun dari kesibukannya yang telah mengandaskan rumah tangganya dengan mantan istrinya Lenore (Famke Janssen).

 Saat ulangtahunnya yang ke-17, Kim berencana untuk berlibur dengan temannya, Amanda (Katie Cassidy), ke Paris. Mills sangat menentang rencananya tersebut. Tetapi karena perubahan sikap Kim dan desakan mantan istrinya, yang merasa Mills terlalu overprotective karena selalu berhadapan dengan kejahatan selama hidupnya, akhirnya sang ayahpun memberikan license untuk kepergian putrinya.


Sesampainya di Paris, kedua remaja tersebut berkenalan dengan seorang pemuda bernama Peter (Nicolas Giraud), yang ternyata merupakan salah satu sindikat penculik turis Perancis. Dengan modus berbagi taksi untuk menghindari ongkos yang mahal, selama perjalanan, Peter mendapati bahwa mereka menginap di sebuah apartemen sendirian, tanpa perlindungan orang dewasa.

Saat di dalam apartemen, ponsel Kim bordering. Kemudian ia mencari ruangan yang hening untuk menerima telepon dari ayahnya  karena Amanda menyetel musik dengan sangat keras. Saat ditelepon, Kim melihat beberapa orang asing masuk dan menyergap Amanda dari ruangan seberang.  Tak lama kemudian Kim juga tertangkap hingga mereka terseret dalam sindikat perdagangan wanita. Dari sinilah perjalanan Mills menyelamatkan putrinya dimulai.




Anak : (sambil kaget sekaligus panik) Ada seseorang di sini!
Ayah : Sepupu Amanda kembali?
Anak : Bukan. Oh Tuhan, mereka menculik Amanda.
Ayah : Apa? Apa yang kau bicarakan? Kimmy?
Anak : Ayah.
Ayah : Kim? Kim?
Anak : (sambil menangis) Ayah, mereka menculik Amanda. Mereka menangkapnya.
Ayah : (sambil berlari mengambil alat perekam dan berusaha mengulur waktu) Oke, dengarkan ayah.
Anak : Oh Tuhan.
Ayah : Apa kau bertemu seseorang di pesawat?
Anak : Tidak.
Ayah : Di bandara?
Anak : Tidak. Ya, Peter.
Ayah : Peter? Siapa Peter?
Anak : Aku tidak kenal.
Ayah : Orang Amerika?
Anak : Bukan.
Ayah : Apa ia tahu di mana ia tinggal?
Anak : Dia naik taksi bersama kami. Ayah, mereka datang. Kumohon, aku takut.
Ayah : Ayah tahu. Tetap fokus, Kimmy. Kau harus bertahan. Berapa banyak mereka?
Anak : Tiga. Empat. Entahlah.
Ayah : Kau di mana?
Anak : Di kamar mandi?
Ayah : Masuk ke kamar. Masuk ke bawah ranjang. Bilang kalau kau sudah di sana.
Anak : (setelah berlari ke kamar dan masuk ke bawah ranjang) Aku di sini.
Ayah : (masih tetap fokus) Hal selanjutnya sangat penting. Mereka akan menemukanmu. Kim, fokus, ini intinya. Mungkin kau punya 5 atau 10 detik. Detik-detik yang sangat penting. Tinggalkan telepon di lantai. Konsentrasi. Tangkap apa saja yang kau lihat dari mereka. Warna rambut, warna mata, tinggi, pendek, bekas luka. Apapun yang kau lihat. Mengerti?
Anak : (masih tetap menangis) Iya.
Ayah : Mereka di sana. Aku bisa mendengarnya. Ingatlah, konsentrasi. Dekatkan teleponnya, jadi ayah bisa dengar. (sang penculik berbicara memakai bahasa Albania)
Anak : Mereka pergi. Kupikir mereka? Tidaak! Brewokan. Enam kaki. Tato di tangan kanan, bulan dan bintang.


Setelah dialog diatas, aku mulai semangat lihat film ini. Kelihaian Mills sebagai pensiunan CIA dalam menyelamatkan putrinya (dari teknik-teknik dalam menyelidiki, melacak, hingga menemukan putrinya yang hanya berawal dari telepon genggam) bener-bener bikin terpesona. Rangkaian perjalanan yang menegangkan penuh action bikin  tambah penasaran lihat film ini sampai detik terakhir. 


Niatnya mau liburan, tapi malah? Bayangin aja kalau kita liburan atau sekolah ke LN tapi karena gak waspada malah jadi tambah runyam, Naudzubillah. Film ini lumayan menguras emosi, gak habis pikir ada orang-orang yang bener-bener kurang ajar jahatnya dan mereka terorganisir dengan rapi. Astaghfirullah. Sampe temennya Mills sendiri ternyata juga terlibat. Betapa serakahnya manusia! Film action ini bener-bener menggambarkan kasih sayang seorang ayah yang berusaha mati-matian untuk menyelamatkan putrinya. Dan dari sini kita bisa belajar, bahwa kekhawatiran orang tua itu beralasan dan patut diperhiutngkan.

 aku ingin jadi wanita seperti itu,  yang dapat ikhlas menerima segala bentuk kekuranganmu tanpa ada ingin merubah apapun bagaimanapun sifat...